Divers Music Studio



Untuk melihat lirik dan mendownload, klik icon di sebelah kanan judul lagu

Advertising

Click here for more.
review www.diversstudio.blogspot.com on alexa.com
Yockie Suryo Prayogo:
“Musik Adalah Agama Tak Ber-Tuhan.”
Selasa, 2 Oktober, 2007 oleh Merry Magdalena JAKARTA, - Netsains -
.
Yockie Suryo Prayogo. Nama itulah yang tertera di kolom pengirim emailnya, menandakan bahwa itulah versi paling benar nama mantan keyboardis God Bless ini. NS: Apakah musisi saat ini juga masih membuat eksperimen di bidang musik digital? Kalau ya, siapa saja mereka? Apakah memang tidak untuk go komersial, melainkan hanya sebagai eksperimen saja?YSP: Dahulu di era analog (magnetic tape) memang banyak saya jumpai pemusik-pemusik melakukan eksperimen-eksperimen untuk menemukan hasil audio yang ‘baru’ , misalnya melalui posisi mickrophone atau bahkan membangun ruang-ruang sket dan sebagainya. Saat ini dengan perkembangan teknologi yang dilakukan computer bahkan dibantu pula dengan pendekatan grafik visual untuk meng-identivikasi bentuk sebuah bunyi, kita dapat dengan mudah dan akurat mendapatkan apa yang kita inginkan. Karena tools sudah tersedia maka eksperimen tak perlu lagi , wong tinggal pencet (preset) lalu dalam sekejap mata dia muncul (kaya sulap ya..hehe). Tapi benarkah komputer sudah menjawab semua keinginan kita? Saya melihatnya tidak demikian. Orang bisa saja menjadi malas karena tools sudah tersedia. Jika dia hanya bermain ditataran kulit muka, bahwa lagu adalah sekedar nada dan nada adalah sekedar audio suara. Menyikapi lagu hanya dengan pendekatan hitungan birama tempo atau harmoni suara akan membuat kita menghadapi musik dengan menggunakan pemahaman matematika .Semua dihitung, diukur, seluruh ruang frekwensi yang terbentang dari 20 hz hingga 18 khz divisualisasikan melalui spectrum analyser, ruang kosong akan tampak secara visual lalu disanalah Si Musisi bertindak untuk melengkapinya dengan menambahkan bunyi-bunyian suara. Hingga setelah akhirnya semua frekwensi bergerak, barulah itu semua bisa dikatakan sempurna oleh merek. Dan sepertinya kebiasaan tersebut juga menular ke para penikmatnya (pendengar musik Indonesia). Mereka seolah sudah memilki parameter tertentu untuk mendengarkan lagu-lagu yang bagi mereka terlalu minimalis , lalu mereka langsung nyeletuk “Musiknya sepi nih..” Itu yang saya maksudkan dengan memahami musik dengan pendekatan matematika, hingga pendengarpun didorong untuk mendengar musik juga secara matematis. Musik adalah energi sebuah perasaan yang keluar dari dalam lubuk hati manusia . Dia tak berbentuk sama , dia tak tak bisa diharapkan keluar dari layar monitor komputer kita. Dia bukan rumusan teori yang bisa diciptakan setelah dipelajari dibangku sekolah . Bagi saya musik seperti sebuah ‘agama’ namun tak ber-Tuhan , karena itu tak perlu fanatik terhadapnya , namun wajib tulus dan ikhlas serta jujur menjalaninya.Karena musik juga sebuah karya seni yang bersandar pada nilai-nilai kesucian. Tak ada karya seni baik yang tak bersandar pada nilai kesucian tersebut. Dan bagi saya salah satu nilai kesucian musik adalah “kejujuran” ..